
JOMBANG, 12 Oktober 2026 – Suasana kelas 9-C pada Senin sore (12/10/2026) tampak berbeda dari biasanya. Rona semangat dan keceriaan memancar dari wajah para anggota ekstrakurikuler/kegiatan literasi PENAMUDA yang berkumpul untuk mengikuti sesi pembinaan rutin. Tepat pukul 15.10 WIB, kegiatan dimulai dengan energi luar biasa dari seluruh peserta yang hadir.
Meskipun berlangsung di ruang kelas 9-C, peserta kegiatan ini berasal dari lintas jenjang. Tercatat sebanyak 13 murid dari kelas 7-C, 4 murid dari kelas 8-F, dan 1 murid dari kelas 9-H turut ambil bagian dengan penuh antusias.
Sesi pertama dibuka langsung oleh Pembina PENAMUDA, Anik Zuroidah, S.Pd., M.Pd. Beliau memberikan paparan motivasi yang menggugah tentang pentingnya menguasai public speaking bagi seorang penggiat literasi. Tidak hanya sekadar membaca dan menulis, murid-murid juga dibekali penguatan tentang bagaimana membangun “Literasi yang Bermakna”—yakni kemampuan memahami, meresapi, dan menyampaikan kembali gagasan secara percaya diri.
Usai sesi motivasi, tantangan menulis pun dimulai. Dalam rentang waktu 15 menit, para peserta diberi kesempatan untuk menuangkan ringkasan buku yang telah mereka baca ke dalam lembar tulisan.Sesi berlanjut ke tahap presentasi yang menjadi panggung pembuktian keberanian para murid. Muhammad Abdul Nashir mengawali sesi presentasi dengan sangat mengesankan. Ia memaparkan resensi buku berjudul Mengayuh Asa Meraih Mimpi dengan penyampaian yang lancar, runtut, dan tenang. Sesi kedua dilanjutkan oleh Raihan Dzarkwan Rizqullah yang membawakan ulasan buku Yo Wis Ben. Raihan berhasil memikat perhatian audiens lewat alur pemaparan yang jelas dan teratur. Keberanian dan performa apik dari para senior tersebut rupanya menjadi pemantik inspirasi bagi adik-adik kelas 7. Tanpa ragu, dua murid kelas 7-C, Almira Batrisya Ramadhani dan Adibah Dzakiyah Bilqis, tampil percaya diri ke depan kelas. Keduanya menyampaikan ulasan buku dengan intonasi suara yang lantang, jelas, dan penuh rasa percaya diri. Aksi panggung berliterasi sore itu kemudian disempurnakan oleh penampilan manis dari Luthfia Izzatunnisa yang juga menyampaikan hasil bacaannya dengan tak kalah memukau.Seluruh rangkaian kegiatan PENAMUDA hari ini berjalan dengan tertib, hangat, dan dipenuhi kebanggaan. Tepat pukul 16.40 WIB, kegiatan resmi diakhiri. Melalui wadah PENAMUDA, diharapkan murid-murid terus tumbuh menjadi generasi yang bernalar kritis, berani berkarya, dan senantiasa menebar kebaikan melalui literasi.
Sebelum kegiatan ditutup, Ibu Anik Zuroidah, S.Pd., M.Pd. selaku Pembina PENAMUDA memberikan apresiasi tinggi, refleksi, serta penguatan atas hasil resensi dan penampilan seluruh murid. Beliau menegaskan bahwa dalam menyampaikan sebuah informasi atau ulasan buku, kemampuan Public Speaking yang baik memegang peranan yang sangat vital. Dengan teknik penyampaian yang tepat, artikulasi yang jelas, dan rasa percaya diri, pesan serta kemanfaatan dari buku yang dibaca dapat tersampaikan secara utuh dan menggugah hati para audiens.
Seluruh rangkaian kegiatan PENAMUDA hari ini berjalan dengan tertib, hangat, dan dipenuhi kebanggaan. Tepat pukul 16.40 WIB, kegiatan resmi diakhiri. Melalui wadah PENAMUDA, diharapkan murid-murid terus tumbuh menjadi generasi yang bernalar kritis, berani berkarya, dan senantiasa menebar kebaikan melalui literasi.Salam Literasi! ✨