
JOMBANG, 13 Oktober 2026 — MTsN 5 Jombang menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan guna memperkuat pendekatan humanistis dan penuh kasih sayang dalam proses belajar-mengajar.
Workshop ini menghadirkan pakar pendidikan, Dr. Amin Hasan, M.Pd., sebagai narasumber utama. Turut hadir memberikan arahan dan dukungan secara langsung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Dr. H. Muhajir, S.Pd., M.Ag., bersama Kepala MTsN 5 Jombang, M. Yusuf Junaidi, S.Ag., M.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 5 Jombang, M. Yusuf Junaidi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa penerapan kurikulum berbasis cinta menjadi langkah strategis madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, nyaman, dan menginspirasi bagi siswa.
“Pendidikan bukan sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga menyentuh hati. Melalui kurikulum berbasis cinta, kita ingin memastikan setiap siswa merasa dihargai dan didampingi dengan ketulusan selama menuntut ilmu di MTsN 5 Jombang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Jombang, Dr. H. Muhajir, S.Pd., M.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif MTsN 5 Jombang. Ia menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan yang mengedepankan pendekatan persuasif dan empati dalam mendidik generasi muda di lingkungan madrasah.
Puncak acara diisi dengan pemaparan materi oleh Dr. Amin Hasan, M.Pd. Dalam materi yang disampaikannya, ia menekankan betapa pentingnya menanamkan pembelajaran berkesan (meaningful learning) kepada para murid. Menurutnya, materi pelajaran yang disampaikan dengan pendekatan kasih sayang dan pengalaman emosional yang positif akan membekas jauh lebih kuat dan lama dalam memori siswa dibanding metode hafalan biasa.
“Ketika pembelajaran dirancang secara berkesan dan melibatkan keterikatan emosional yang positif, murid tidak hanya memahami konsep secara mendalam, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta pada proses belajar itu sendiri. Pembelajaran yang berkesan inilah yang akan membentuk karakter dan menjadi bekal hidup mereka hingga masa depan,” tegas Dr. Amin Hasan. Selain itu, beliau juga mengupas strategi praktis penyusunan perangkat pembelajaran serta teknik komunikasi afektif yang dapat diterapkan guru di kelas.
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti jalannya sesi diskusi dan simulasi hingga akhir acara. Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Jombang berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan karakter berlandaskan nilai-nilai kasih sayang dan akhlakul karimah.





